Tradisi 3000 Culok dan Pawai Obor Menyambut Datangnya Bulan Ramadan




Masyarakat Daya Baru Pal 4 Mentok Kab. Bangka Barat, Prov. Kep. Bangka Belitung gelar tradisi 3000 Culok dan Pawai Obor menyambut datangnya bulan Ramadan. 

Tradisi 3000 Culok Pawai Obor ini menjadi salah satu ikon wisata budaya saat menyambut Ramadan khususnya di Bangka Barat dilaksanakan Sabtu malam, (14/02/26).

Ribuan masyarakat antusias berpartisipasi mengikuti pawai obor 3000 Culok Daya Baru tahun 2026.

Kawasan Masjid Ar- Rahman di Jalan raya Mentok- Pangkal Pinang Kp. Daya Baru dipadati warga anak-anak hingga orang tua bersukacita bersama berjalan sambil memegang obor menyambut bulan Ramadhan yang dinanti masyarakat Muslim setiap tahunnya. 

Acara diselenggarakan oleh warga Daya Baru dikemas Ikatan Muda-Mudi Daya Baru (IMADA) didukung oleh Pemkab Bangka Barat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta sponsor.

Acara berlangsung lancar dan kondusif dimulai pukul  20.00 – 22.00 WIB, pembukaan dihadiri langsung Bupati Bangka Barat Markus serta jajaran Forkopimda Bangka Barat. 

Bupati Bangka Barat Markus mengatakan, acara ini merupakan tradisi yang dilaksanakan masyarakat Dusun Daya Baru dalam menyambut bulan Ramadan. 

Orang- orang tua dahulu sudah lebih dulu mengenal tradisi tujuh likur. Semula tradisi ini adalah dengan memasang culok atau obor serta membakar sayak batok kelapa di depan rumah mereka. 

Seiring tahun berganti, untuk menyemarakkan tradisi ini pada tahun 2014 para pemuda pemudi dusun Daya Baru dengan dukungan tokoh masyarakat dan pengurus masjid menambahkan pawai obor dan menamakannya dengan sebutan 3000 Culok dan pawai obor.

Pemkab Bangka Barat menyambut baik tradisi ini karena mengandung nilai kerja sama dan silaturahmi antar warga masyarakat. Untuk itu pada acara yang telah menjadi agenda setiap tahun ini guna mendukung kebudayaan di Kabupaten Bangka Barat, pemda memfasilitasi acara 3000 culok dan pawai obor ini sebesar 40 juta rupiah, upaya pemda untuk melestarikan adat dan tradisi ini adalah memasukkannya dalam pokok pikiran kebudayaan daerah 2025- 2029.

Video selengkapnya dapat dilihat disini