Sedekah Bumi Dusun Peraceh




Ratusan warga hadiri perayaan Sedekah Bumi Dusun Peraceh di kediaman pemuka adat Datuk Senai, Kamis malam,( 23/04/26).

Perayaan Sedekah Bumi merupakan ungkapan syukur kepada Tuhan atas hasil bumi, rezeki, dan keselamatan tolak bala, mempererat silaturahmi warga desa.

Usai magrib ritual Sedekah Bumi dilaksanakan meliputi ritual adat, doa bersama, serta kenduri atau makan bersama dan acara ditutup hiburan kesenian musik tradisional sekaligus penyerahan Sertifikat Kesenian musik Belatik telah menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia.

Dalam acara Kepala dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bangka Barat hadir mewakili Bupati Bangka Barat Markus, hadir Camat Simpangteritip Darmawi unsur Forkopimcam, Pemerintah Prov, Kep, Bangka Belitung Disparbudkepora Kabid Bidang kebudayaan Martini. Kepala Desa Menduyung Madiyah. Kades Kundi, Kades Bukit Terak.

Fachriansyah Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Bangka Barat mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat mengapresiasi Sedekah Bumi Peraceh dan memberikan bantuan pada kegiatan ini sebesar 20 Juta rupiah.

Alhamdulillah ini bentuk perhatian dari Pak Bupati kepada Dusun Peranceh.

Sedekah Bumi Dusun Peraceh ini menjaga kelestarian sebagai wujud syukur kita kepada Allah Tuhan yang maha kuasa, kita telah diberikan rezeki, panen padi, ikan dapat, kerang dapat dan hasil panen berlimpah. Ini memang patut kita syukuri.

Alhamdulillah malam ini yang ke sekian kali setiap tahun kita melaksanakan sedekah bumi dan malam ini Kesenian Blatik juga mendapatkan penghargaan sertifikat dari pemerintah, wajar. Karena memang ternyata orang-orang Kundi Desa Air Menduyung ini memang sangat kreatif, ujar Kadisbupar.